Kampanye 16 Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan Se-Dunia bertujuan untuk membangun kesadaran publik tentang kekerasan terhadap perempuan dan menggalang dukungan masyarakat untuk mendorong pemenuhan tanggungjawab negara atas korban kekerasan. Setiap tahunnya, kegiatan kampanye berlangsung selama 16 hari antara 25 November sampai 10 Desember. Rentan waktu ini dipilih sebagai fokus kampanye, bertepatan denperingatan Hari Internasional untuk Penghapusan Kekerasan terhadap Perempuan (25 November) dan berakhir pada Hari Hak Asasi Manusia (10 Desember).
Pengaitan ke 2 hal tersebut adalah untuk menegaskan bahwa kekerasan terhadap perempuan adalah pelanggaran terhadap hak asasi manusia dan upaya …
Festival Music For Harmony dalam rangka memperingati hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan telah berlangsung dengan sangat meriah dan sukses. Kesepuluh finalis menampilkan kemampuan mereka di atas panggung dan terpilihlah 4 group band menjadi yang terbaik. Sebelum menjadi Finalis AMF para Group Band tersebut mengikuti Audisi di Mataram Music pada tanggal 17 November 2009 yang diikuti oleh 59 Band.
Acara Final yang berlangsung di Mataram Mall 2 lantai 1 juga menampilkan Teater, Seni tari, Dance dan Puisi sehingga suasana yang tercipta dalam satu malam menjadi sangat variatif dan memukau semua pengunjung Mataram …
10 Finalis Festival Music For Harmony
18 November 2009
Musik Festival Musik dengan tema “Music for Harmony” yang diikuti oleh 59 band dan pelaksanaan audisi pada tanggal 17 November 2009 telah menghasilkan 10 finalis. Setelah melalui proses audisi yang sangat melelahkan, ditambah lagi adanya masalah yang tidak dapat diganggu gugat yaitu MATI LAMPU akhirnya Festival Musik yang bertemakan “Music for Harmony” melalui dewan jurinya telah memilih 10 Finalis yang akan bertanding di final pada tanggal 28 November 2009 di Mataram Mall.
Pemilihan finalis ini melalui proses penilaian serta perdebatan yang panjang dan para …
Pernikahan Dalam Balutan Adat Sasak (Lombok)
Kali ini hadir menemui pembaca yang budiman dengan tema :”Pernikahan dalam Balutan Adat Sasak (Lombok)”. Hadir dengan sedikit kontroversi, karena membicarakan tata acara pernikahan yang benar menurut adat Sasak (Lombok) masih tabu dan dianggap akan menghilangkan adat itu sendiri. Untuk edisi kali ini ingin mengimformasikan kepada pembaca yang budiman bagaimana merarik yang bernar dan dijamin tidak bertentangan dengan hukum positif. Menjadi tugas kita bersama untuk merubahnya. Sebagai salah satu program Divisi Pendidikan LBH APIK NTB yaitu berusaha menyadarkan atau merubah paradigma berfikir masyarakat. Konsep …
Program Anak LBH APIK NTB melakukan sosialisasi hak-hak anak di lingkungan pendidikan dan masyarakat. Sosialisasi ini dilakukan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa anak-anak mempunyai hak yang harus dihargai, dihormati dan diberikan. Anak berhak untuk terbebas dari perlakuan diskrimatif apapun, anak punya hak untuk tumbuh kembang dan menikmati masa kanak-kanaknya dengan sewajarnya. Hal ini berdasarkan beberapa konvensi anak dan tentunya tidak bertentangan dengan ajaran agama manapun.
Kepada anak juga diberikan pemahaman bahwa mereka memiliki hak yang wajib dipenuhi oleh negara dan orang tua. Hal terpenting adalah bahwa anak harus didengarkan dan …