Bertempat di bumi perkemahan hutan lindung Suranadi, sabtu – minggu, 24 – 25 Juli 2010, LBH APIK NTB khususnya Divisi Program Anak melaksanakan kemah bersama dalam rangka hari anak nasional. Kemah bersama diikuti oleh 15 Sekolah Menengah tingkat pertama dan atas yang ada di kota Mataram dengan jumlah peserta 150 orang. Acara ini terselenggara berkat kerjasama LBH APIK NTB dengan TNI Angkatan Darat dalam hal ini Den Bekang IX-44-02/mataram, BKSDA Provinsi NTB, Dinas Sosial dan Yayasan Peduli Anak Indonedia NTB.
Kepala Dinas Dikpora Kota mataram bapak Drs. H. Ruslan Efendi, M.Pd dalam sambutannya mengatakan peringatan Hari Anak Nasional (HAN) merupakan momentum yang penting untuk menggugah kepedulian maupun partisipasi seluruh rakyat indonesia dalam menghormati dan menjamin hak-hak anak tanpa diskriminasi, memberikan yang terbaik bagi anak, dan memberikan perlindungan, menjamin semaksimal mungkin kelangsungan hidup dan perkembangan anak serta menghargai pendapat anak. Pada hari ini sebenarnya saya mendapatkan 7 undangan yang sama dalam rangka hari anak nasional.
Akan tetapi saya menyempatkan diri untuk hadir pada acara kemah bersama dengan tema :bebas kekerasan terhadap anak (aman, nyaman dan partisipatif) yang adakan oleh LBH APIK NTB. Karena saya tahu bagaimana kepedulian LBH APIK NTB untuk pemenuhan hak-hak anak. Saya sangat memberikan apresiasi kepada APIK yang telah melaksanakan kegiatan ini. Saya yakin, anak-anakku sekalian akan diberikan hal-hal yang berguna tentang hak dan kewajiban sebagai anak. Jangan sampai kita hanya menuntut hak-hak saja dan lupa akan kewajiban. Saya juga berharap kekerasan terhadap anak tidak akan pernah terjadi lagi di Mataram.
Kemah bersama diisi dengan berbagai kegiatan yang kesemuanya memberikan teladan, contoh dan pelajaran yang baik bagi anak. Anak dikenalkan dengan lingkungan hutan yang memang harus tetap dilestarikan serta diajak untuk menanam bibit pohon. Peserta diberikan pengetahuan tentang hak-hak anak dan kesehatan reproduksi denga narasumber dari PKBI NTB dan tentunya dari LBH APIK NTB yaitu mas Fauzi Yoyok, SH, tidak ketinggalan juga acara nonton bareng film Jermal yang mengisahkan bagaimana bentuk kekerasan dan eksploitasi yang diterima oleh anak, setelah selesai kemudian dianalisa materi film tersebut oleh peserta secara berkelompok.
Ada juga lomba pidato dengan tema hari anak dan bebas kekerasan terhadap anak. peserta sangat antusias dan menikmati semua kegiatan yang dilaksanakan selama 2 hari tersebut. Peserta juga diberikan permainan yang mendidik untuk mengajarkan anak bagaimana hidup bermasyarakat, jujur, adil dan kerjasama sehingga bisa menghasilkan sesuatu yang bermanfaat untuk masyarakat.
Bapak C. Tony Hoban, SH selaku panitia menjelaskan tujuan diadakannya kemah bersama ini, menjalin silaturrahmi LBH APIK NTB dengan kalangan pendidik, meningkatkan solidaritas dan membangun kebersamaan siswa-siswa se kota Mataram, memberikan pemahaman kepada peserta tentang hak-hak anak ditinjau dari UU Perlindungan Anak. Peringatan hari anak ini memang tiap tahun kami lakukan, akan tetapi dengan acara dan agenda yang berbeda, untuk tahun sebelumnya kami mengadakan seminar tentang budaya “merariq” yang banyak disalahgunakan oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab untuk melanggar dan merampas hak-hak anak. Sedangkan tahun ini ada acara kemah bersama dengan tema “bebas kekerasan terhadap anak” (aman, nyaman dan partisipatif). semoga kemah bersama ini membawa manfaat bagi kita semua, imbuhnya. Tidak lupa kami menyampaikan rasa terimakasih yang tidak terhingga kepada semua pihak yang telah mendukung sehingga acara ini sukses, yaitu kepada TNI AD dalam hal ini Den Bekang IX-44-02/Mtr, BKSDA Prov. NTB, Dinas Sosial dan YPAI NTB, semoga dukungan dan kerjasamanya dicatat sebagai ibadah disisi Tuhan Yang Maha Esa.


